Semburat purnama Ramadhan selalu memancarkan sejuta asa kaum Muslimin. Seiring dengan janji Ar-Rahman tentang datangnya Lailatul Qadar, yang lebih baik daripada seribu bulan. Sebuah malam yang menjadi jalan pintas umat Muhammad—yang rata-rata memiliki umur lebih pendek dari umat sebelumnya—untuk melipatgandakan pahala hingga 300.000 %.
Lailatul Qadar juga menjadi malam seribu doa dan ampunan. Karenanya, ia menjadi idiom yang akrab di telinga kaum Muslimin sebagai malam yang super istimewa. Persoalannya, apakah kita cukup hanya sekadar berangan-angan saja? Bila tidak, bagaimana cara mendapatkan Lailatul Qadar di 10 hari terakhir yang menentukan?
Buku ini mengurai amal-amal yang memudahkan kita meraih sejuta karunia Lailatul Qadar. Sebuah pengetahuan yang urgen, mengingat ia datang tanpa permisi. Hadir saat rata-rata stamina ibadah menjadi loyo—entah sebab panjangnya hari-hari puasa, atau sibuk menyambut "pesta" Idul Fitri.
Agar dapat berhasil mengakhiri Ramadhan dengan baik, buku ini akan membimbing kita untuk ber-Idul Fitri sesuai dengan sunnah Nabi SAW. Bukankah sukses-gagal Ramadhan kita tergantung pada keistiqamahan amal sesudahnya?
Selamat berburu Lailatul Qadar!